Tuesday, June 22nd, 2010
RADAR JOGJA – Masalah pembongkaran bangunan-bangun sejarah yang masuk benda cagar budaya (BCB) dan benda warisan budaya (BWB) tampaknya tak menjadi perhatian pelajar di Jogja. Mereka tetap menilai citra Jogja sebagai Kota Budaya memang sangat tepat. Ini terlihat dari banyaknya antusias pelajar mengunjungi museum yang telah menjadi saksi sejarah.
Ya, saking besarnya antusias pelajar ini, sedikitnya 300 siswa dari berbagai SMP dan SMA Jogja turut serta berwisata mengelilingi museum Sabtu (19/6) lalu. Mereka memulai start di Museum Perjuangan dan berakhir di Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama. “Ini hanya agenda pertama program Sahabat Museum yang bisa menjadi ilmu baru bagi mereka,” kata Ketua Badan Musyawarah Museum (Barahmus) DIJ KRT Thomas Haryonagoro.
Read the rest of this entry »
Posted in News, Radar Jogja | No Comments »
Saturday, June 12th, 2010
Revitalisasi Budaya Islam Mataram
Budaya asli Jogja, yaitu Islam Jawa saat ini sudah sangat sulit ditemui, selain di lingkungan keraton. Sebagian masyarakat asli Jogja pun tak mengenal budaya daerah mereka.
RADAR JOGJA – Demi mencegah punahnya budaya leluhur ini, sebuah masjid yang dinamai Masjid Kawulo Gusti (MKG) berdiri di Mendungan, UH 7/554 Jogja. Masjid ini, di semua bangunannya murni budaya Jawa asli seperti namanya. Ornamen-ornamen yang menjadi penghiasnya pun tak lepas dari tulisan Jawa.
”Seperti halnya Islam, budaya Jawa juga memiliki nilai falsafah yang sama-sama besar,” kata M. Suhardjo MS, takmir MKG di sela peresmian masjid tersebut, kemarin (11/6).
Read the rest of this entry »
Posted in News, Radar Jogja | No Comments »
Friday, February 5th, 2010
HARIAN JOGJA – GAMPING: Ambarketawang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gamping, Sleman. Terbentuknya Desa Ambarketawang berdasarkan Maklumat Pemerintah Provinsi DIY pada tahun 1946 yang menggabungkan empat kelurahan yakni Kelurahan Gamping, Mejing, Bodeh, dan Kalimanjung ke dalam satu Kelurahan (Desa) yang disebut dengan Ambarketawang.
Nama Ambarketawang berarti bau harum yang memenuhi angkasa. Menurut Kepala Desa Ambarketawang Sumaryanto, berdasarkan cerita dari masa ke masa nama Ambarketawang diambil dari nama pesanggrahan Sultan Hamengkubuwana I yang terletak di desa ini. Menurut sejarah, akibat perjanjian Giyanti (1755), dibangunlah Kraton Yogyakarta.
Read the rest of this entry »
Posted in Harian Jogja, News | No Comments »
Sunday, November 15th, 2009
Seiring alunan gending gemulai liukan tubuh empat penari srimpi seolah mengalir bak air. Pelan dan halus gerakan gemulai para penari srimpi lugas menggambarkan suasana gerakan air yang mengalir. Dari mulai lengan, leher, kepala, panggul hingga kakinya.
Gerak tarian seperti kengser, ngigel dan sabetan selendang dilakukan dengan halus. Sehingga menampilkan erotisme dan keanggunan dari sang penari. Sebagai sebuah warisan leluhur yang adiluhung, tetap menjadi primadona di kalangan para seniman tari.
Read the rest of this entry »
Posted in Harian Jogja, News | No Comments »
Sunday, November 1st, 2009
RADAR JOGJA – Karnaval Gendruwo yang pernah hidup di Kotegede sekitar tahun 1952-1954 akan dihidupkan lagi. Hari ini, karnaval yang biasanya diselenggarakan bersamaan dengan hari buruh dan perayaan 17 Agustusan ini akan digelar lagi mengawali rangkaian kegiatan Srawung Kampung yang digelar 1-21 November mendatang.
Karnaval Gendruwo akan dilaksanakan siang ini mulai pukul 14.00 di Lapangan RT 27 Kotagede dan berkeliling Kotagede. Dalam karnaval ini akan digambarkan sepasang atau manten gendruwo yang akan diarak keliling kampung.
Read the rest of this entry »
Posted in News, Radar Jogja | No Comments »
Sunday, July 26th, 2009
MENDUNG, gerimis dan kabut tebal bergelayut tak menyurutkan niat dan semangat ratusan pendaki yang akan mengikuti prosesi Labuhan di Gunung Merapi. Kedatangan mereka berduyun-duyun untuk ngalap berkah dalam rangkaian prosesi labuhan Gunung Merapi, Jumat pagi (24/7). Perjalanan berat terasa saat KR mengikuti prosesi labuhan ini. Perjalanan dari Desa Kinahrejo menuju ke tempat labuhan, Posko kedua yang dinamakan Rudal ini memakan waktu perjalanan antara dua hingga lima jam yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.
Read the rest of this entry »
Posted in Kedaulatan Rakyat, News | No Comments »
Tuesday, June 30th, 2009
PENGASIH (KR) – Di tengah derasnya budaya asing, perlu digalakkan untuk melestarikan budaya sendiri. Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) merupakan ajang untuk mengenalkan dan melestarikan budaya bangsa Indonesia. Demikian diungkapkan Bupati Kulonprogo H Toyo Santoso Dipo pada pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XXI Tahun 2009 di Sanggar Singlon Pengasih, Sabtu (27/6).
Read the rest of this entry »
Posted in Kedaulatan Rakyat, News | No Comments »
Monday, April 27th, 2009
Nawu Sendang Seliran Hindari Mistis dan Syirik
JOGJA – Ratusan warga Kotagede tak sabar menanti dilepaskannya dua buah gunungan berisi bermacam makanan khas Kotagede dan sayur-sayuran, saat prosesi budaya nawu Sendang Seliran di kompleks Masjid Besar Mataram Kotagede, siang kemarin (26/4). Begitu ada tanda isi gunungan boleh diambil, ratusan warga itu langsung ngrayah (berebut).
Read the rest of this entry »
Posted in News, Radar Jogja | No Comments »
Saturday, March 14th, 2009
Warisan HB VII, Dulu untuk Sentono, Kini Umum
RADAR JOGJA – Di tengah maraknya industri musik dengan lagu berbagai aliran, sejumlah anak muda setia menekuni tembang-tembang Jawa (macapat). Tak hanya sekadar usaha untuk nguri-uri budaya warisan leluhur, mereka juga berusaha menggali makna di balik temban-tembang itu.
Jam menunjuk pukul 14.00, Winta Tridhatu Satwikasanti bergegas memarkir Honda Tiger-nya persis di utara Ngejaman, Kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dara berambut sebahu, bercelana jins hitam, berjaket jins biru dan berkacamata itu, setengah berlari langsung masuk ke sebuah bangunan sederhana di Jalan Rotowijayan No 3, persis beradu sudut dengan Gadri Resto milik kerabat Keraton Jogja.
Read the rest of this entry »
Posted in News | No Comments »
Monday, March 9th, 2009
JOGJA – Usai kegiatan Pasar Malam dan Perayaan Sekaten (PMPS), masyarakat Jogja kembali mendapatkan suguhan kegiatan seni budaya. Sebuah kegiatan pentas seni secara reguler, kembali akan digelar selama setahun ini.
Pentas seni reguler akan digelar setiap Sabtu malam dan malam-malam libur nasional. Kegiatan itu dipusatkan di dua lokasi strategis di jantung Kota Jogja, yakni di Taman Parkir Abubakar Ali dan depan Beteng Vredeburg.
Read the rest of this entry »
Posted in Harian Jogja, News | No Comments »
Saturday, February 21st, 2009
HARIAN JOGJA: Komunitas senirupawan Yogyakarta “Tujuh Lobang” menyelenggarakan pameran lukisan bertajuk “Angka-Angka” sejak hari Jumat (13/2) lalu hingga besok (21/2), bertempat di Bentara Budaya Yogyakarta, Jl Suroto No 2.
Ke-20 lukisan dalam pameran ini merupakan karya perupa Ardian Kresna, Songgolangit Suryowasesa, Sudargono, Sugiyono, Sri Pramono, Victor Sarjono, dan Yogi Setyawan.
Read the rest of this entry »
Posted in Harian Jogja, News | No Comments »