info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah

 

January 2009
M T W T F S S
« Dec    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blogroll

Link Exchange

Meta

Advertise

Panduan Bisnis Online Terkini
Dapatkan Duit Jutaan Dari Rumah Pasti ! Sudah saya rasakan buktinya
 
Belajar Bisnis Pemula
Dapatkan tutorial sederhana &
mudah Banjiri Rekening Bank Anda
 
Pengin Punya Usaha Sendiri
Sarana Cerdas Investasi di internet 24 Jam Bekerja untuk Anda.
 
Bisnis Dahsyat 2008
Bagaimana Internet Membuat Anda Menjadi Kaya,atau Bertambah Kaya.
 
Domain&Hosting Super Murah
Disini Tempat cari Domain & Hosting paling Murah.Dijamin!!.
 
Bonus Pulsa Gratis
Ubah Pulsa dari Biaya Bulanan
Menjadi Sumber Uang Tanpa Resiko
 

Recent Comments

SEO Stats


Best Buy Astore Amazon Top List

Live Stats

RSS Lintas Berita

RSS Detik.com

RSS Sejutablog

Kurs Rupiah - Dollar(US)

Powered By


DVB Computer Solution
Jl.Kaliurang Km.9,8 No. 67
Telp. (0274) 888806
E-mail:dvb@jogjainfo.net


SPECIAL PROMO MARET
Web Develop Untuk Pemula
Pelajar/Mahasiswa Rp. 250.000,-
Semi Pro/Bisnis Rp. 500.000,-
# Free Domain & Hosting 1 th
# Up 3 Hari Kerja Setelah Pemesanan
# Ready in Use/Tinggal Pakai
# Free Monetize Online
# Free Upload 5 Post
# Free Listing di JogjaInfo.Net

Ruang Informasi

  • Prambanan Mulai Dibuka untuk Umum
  • Penderita DB Diprediksi Meningkat
  • Objek Wisata Dibanjiri Pengunjung
  • BANDARA ADISUTJIPTO PERLU DIBENAHI; KBRI Singapura Datangkan Dubes ke Yogya
  • Polisi Siap Amankan Objek Wisata

  • « Pencapresan HB X Tak Pengaruhi RUUK | Main | Polres GK Bentuk Timsus »

    Pondok Mesum Bakal Ditutup

    By admin | November 21, 2008 | 1 Kali di baca

    HARIAN JOGJA - PAKEM: Warga yang tinggal di sekitar objek wisata Kaliurang bertekad menghapus citra objek wisata itu sebagai tempat prostitusi. Masyarakat setempat menyatakan akan menindak tegas setiap pondok wisata yang terindikasi sebagai tempat prostitusi. Bejo Wiryono, Kepala Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman mengatakan, penduduk sekitar Kaliurang akan menuntut setiap pondok wisata yang melakukan kegiatan prostitusi untuk menghentikan pelayanan yang tidak semestinya.

    “Saat ini memang banyak bermunculan pondok-pondok wisata di sekitar kawasan objek wisata Kaliurang. Kami harap para pengelola objek wisata menaati kebijakan dan aturan yang ditetapkan Pemkab Sleman, seperti perizinan. Kami juga berharap agar merak secara swadaya menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, indah, asri, aman dan nyaman sehingga akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Kaliurang,” ujarnya, Kamis (20/11) kemarin.

    Menurutnya, koordinasi antar pengelola objek wisata sangat diperlukan untuk menjalin kemitraan dan persaingan yang sehat di antara mereka. Dia menegaskan, pemerintah desa setempat berencana berpromosi melalui media website tentang objek wisata Kaliurang. Selain itu, pihaknya akan membentuk radio komunitas untuk meningkatkan intensitas komunikasi sekaligus mengembangkan sektor pariwisata.

    Sementara, Christian Awuy, Ketua Asosiasi Perhotelan Kaliurang (ASPEK) menyatakan penilaian negatif tentang prostitusi di kawasan objek wisata Kaliurang sepenuhnya salah. “Kaliurang bukan ‘Kalianget’ sebagaimana persepsi negatif yang sering muncul. Anggaran sementara pihak bahwa pondok-pondok wisata di kawasan Kaliurang menyediakan atau memberikan kesempatan terhadap aktivitas prostitusi juga tidak benar. Tidak ada prostitusi di Kaliurang,” ujarnya.

    Meski demikian, dia mengakui sempat beredar isu negatif di kalangan masyarakat. Menurutnya, isu itu secara langsung maupun tidak langsung menimbulkan citra negatif terhadap objek wisata Kaliurang dan berdampak kurang baik bagi para pelaku pariwisata khususnya para pengelola pondok wisata.

    Sementara, Wahyudi Heru Santosa, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengungkapkan, pondok wisata yang legal adalah pondok wisata yang memenuhi ketentuan Peraturan Daerah (Perda) no 21/1996 tentang Usaha Pondok Wisata. Dia berkata, legalitas itu memungkinkan mereka memperoleh kemudahan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman “Di sisi lain, pemerintah daerah memiliki konsekuensi untuk memberikan perlindungan hukum kepada pondok-pondok wisata yang legal,” ujarnya.

    Oleh Budi Cahyana
    Harian Jogja

    Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
    • Digg
    • del.icio.us
    • Netvouz
    • DZone
    • ThisNext
    • Wists
    • NewsVine
    • Spurl
    • StumbleUpon
    • Technorati

    Related Posts:

  • Status DPD Makin Terjepit
  • Jelang Tahun Baru, Maliboro Tutup Total
  • Kemeriahan Tahun Baru
  • Parangtritis Macet, Kaliurang Panen Tamu
  • PAMERAN 500 ALQURAN DI KARITA ; Dari Terkecil Hingga Berhuruf Braille
  • Topics: Harian Jogja, News |

    Comments