Home | Bursa Kerja | Komputer | Griya | Iklan | Publish | Universitas | Hotel | Belanja

Disclaimer
Informasi ini kami sampaikan hanya untuk mempermudah warga masyarakat khususnya warga masyarakat Jogjakarta untuk mengakses Informasi Mengenai sebagian berita-berita yang berkaitan dengan Kota Jogjakarta tercinta. Sumber berita dari harian surat kabar terkemuka baik offline maupun online dengan ditambah kontributor kami yang lain. Sumber kami cantumkan dengan jelas logo yang merupakan trade mark atau merk dagang dari masing-masing harian terkemuka nasional. Terimakasih.

MENHAN MALAYSIA TEMUI SULTAN HB X; Tak Mau Bahas Ambalat

YOGYA (KR) – Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia Datuk Sri Dr Zahid bin Hamidi, Minggu (28/6) malam bertemu Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Gedong Jene Kraton Yogyakarta. Dalam pertemuan tertutup selama sekitar satu jam itu, tidak dibicarakan masalah politik di kedua negara, termasuk sengketa blok Ambalat.

Zahid mengatakan, kunjungannya adalah untuk silaturahmi antarnegara tetangga. ”Saya hanya bersilaturahmi dengan pihak Kraton Yogyakarta yang merupakan saudara dekat dan sudah kenal lama. Kami tidak membicarakan Ambalat maupun Manohara,” ujar orang Malaysia keturunan Wates Kulonprogo ini.

Zahid juga menolak berbicara soal blok Ambalat. Menurutnya, pihak yang berwenang mengeluarkan pernyataan mengenai Ambalat adalah Menteri Luar Negeri Malaysia, bukan Menhan. Kendati demikian, ia mengaku pihaknya akan mengadakan pembicaraan resmi dengan Menhan RI di Jakarta pada pekan ini untuk membicarakan kasus Ambalat. Sultan juga menegaskan bahwa pertemuannya dengan Menhan Malaysia hanya silaturahmi, tidak membahas persoalan Ambalat.

”Masalah Ambalat bukan porsi saya untuk membicarakannya, tetapi porsi pemerintah pusat di Jakarta,” ujarnya. Sultan mengatakan, pembicaraannya dengan Zahid untuk menyampaikan rasa terima kasih atas perannya dalam memajukan pariwisata di Yogyakarta. Sebelum menduduki pos Menhan, Zahid menjabat Menteri Pariwisata dan kedua pihak sering berhubungan menyangkut pengembangan pariwisata di kedua negara. ”Masuknya maskapai penerbangan Malaysia ke Yogyakarta digagas ketika Datuk menjabat Menteri Pariwisata.

Dengan dibukanya rute Yogyakarta-Kualalumpur secara langsung, wisatawan Malaysia banyak yang berkunjung ke Yogyakarta,” tutur Sultan. Ditambahkan, Zahid juga menunjukkan kepedulian pada DIY dengan berkunjung pasca gempa untuk memberikan bantuan. Bahkan ia keliling Bantul dengan sepeda motor untuk meninjau lokasi dan bertemu korban gempa. (M-6)-z


Leave a Reply

305 Kali di baca

CO.CC:Free Domain