Home | Bursa Kerja | Komputer | Griya | Iklan | Publish | Universitas | Hotel | Belanja

Disclaimer
Informasi ini kami sampaikan hanya untuk mempermudah warga masyarakat khususnya warga masyarakat Jogjakarta untuk mengakses Informasi Mengenai sebagian berita-berita yang berkaitan dengan Kota Jogjakarta tercinta. Sumber berita dari harian surat kabar terkemuka baik offline maupun online dengan ditambah kontributor kami yang lain. Sumber kami cantumkan dengan jelas logo yang merupakan trade mark atau merk dagang dari masing-masing harian terkemuka nasional. Terimakasih.

MEMBLUDAKNYA PENDAFTAR CASIS KE SMK; Indikasi Tingginya Minat Pendidikan Keterampilan

YOGYA (KR) – Membludaknya pendaftar ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Yogya menunjukan bahwa minat belajar siswa pada bidang ketrampilan kini cukup tinggi. Apalagi, tenaga terdidik terampil banyak dibutuhkan di dunia kerja. Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs Suyono mengemukakan hal itu kepada KR, Selasa (7/7). Untuk itu, pihaknya akan lebih mengintensifkan pendidikan siswa SMK, terutama pada bidang keterampilan yang banyak dibutuhkan dunia kerja. Namun demikian, pembinaan kepada sekolah non ketrampilan juga tetap diperhatikan.

Menurutnya, mengarahkan siswa agar masuk ke sekolah kejuruan juga sebagai upaya mengurangi angka pengangguran. Selain itu, dalam rangka mencetak tenaga terdidik yang terampil dan siap kerja. Apalagi, saat ini dunia kerja membutuhkan lulusan siap kerja. “Tapi tidak menutup kemungkinan siswa SMK untuk kuliah,” tandasnya. Dari pengamatan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, pada pendaftaran PPDB SMK tahun ajaran baru 2009/2010 ini menunjukkan minat siswa untuk masuk ke sekolah kejuruan memang cukup tinggi. Bahkan, banyak SMK yang kewalahan menerima casis karena kuota yang ada sudah terpenuhi. Justru, sekolah umum mulai berkurang peminatnya. “Pendaftarnya bukan dari ekonomi menengah ke bawah saja, tapi dari kalangan ekonomi atas, orang mampu dan penghasilan tinggi juga banyak yang daftar di SMK,” kata Suyono. Karena itu, pembenahan pada kurikulum SMK ke depan akan lebih ditingkatkan lagi, sebagai upaya peningkatan kualitas lulusan. Yang tak kalah penting adalah sebagai upaya mengurangi angka pengangguran.

Ditambahkan tingginya siswa untuk masuk ke SMK menunjukkan jika para orangtua sekarang sudah mulai sadar akan pentingnya membekali anak-anaknya dengan ketrampilan. Apalagi, persaingan dunia kerja semakin ketat. Dengan bekal keterampilan yang memadai diharapkan siswa bisa mendapatkan kerja. Jika inggin melanjutkan kuliah pun masih bisa. (R-1)-g

Related posts:

  1. Minat LPK di Sleman Mendaftar di Disnakersos Masih Rendah SLEMAN (KRjogja.com) – Minat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk mendaftarkan...
  2. IJAZAH DAN SKHUN BELUM KELUAR ; Casis Luar DIY Kesulitan Pendataan YOGYA (KR) – Meskipun pendataan bagi calon siswa (casis) dari...
  3. Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Gelar Razia Kendaraan Siswa SMP YOGYA (KRjogja.com) – Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta melakukan razia di...
  4. Pendidikan Masih jadi Sorotan LKPJ Walikota Disertai Catatan RADARJOGJA – Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban...
  5. SENIN, KABUPATEN BANTUL BERUSIA 178 TAHUN; Pendidikan dan Kesehatan Jadi Garapan Serius KR-DALAM usianya yang ke-178 tahun, Kabupaten Bantul dalam pembangunan lebih...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


Comments are closed.

150 Kali di baca