Lowongan CPNS, Jangan Diskriminatif
RADAR JOGJA – SLEMAN- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman akan mengumumkan penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) minggu depan. Menurut Kepala BKD Sleman Iswoyo Hadiwarno pihaknya sudah menerima surat keputusan (SK) Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negera (Menneg PAN) tentang formasi penerimaan CPNS Pemkab Sleman. “Kami akan segera mengumumkan ini, meski kabupaten dan kota di wilayah DIJ belum siap,” katanya.
Saat ini, pihaknya sedang merumuskan syarat-syarat CPNS yang dicari, mulai dari kualifikasi pendidikan dan syarat lainnya serta tanggal pendaftaran dan pelaksanaan seleksi.
Khusus untuk kalangan difabel, Iswoyo akan membahasnya dan menyusun akses maupun fasilitas yang mungkin akan diberikan kepada mereka. “Ini nanti termasuk dalam pembahasaan kami, Penerimaan CPNS melalui jalur umum, akan dituangkan dalam SK Bupati Sleman,” jelasnya.
Menanggapi rencana penerimaan CPNS ini, anggota komisi D DPRD Sleman Huda Tri Yudiana meminta agar tidak ada diskriminasi dalam seleksi. Contohnya difabel. Pemerintah harus memperhatikan mereka. Perhatian yang dimaksud, kata Huda, cukup memberikan akses dan informasi yang diperlukan serta fasilitasi secara sewajarnya untuk mereka.
“Tidak perlu berlebihan, yang penting jangan diskriminatif dan merugikan atau menutup peluang para difabel mengikuti seleksi menjadi CPNS itu,” ujarnya.
Pemerintah harus menyampaikan informasi tentang formasi yang dapat diikuti oleh para difabel beserta keterangan jenis difabilitas yang mereka alami. Itu penting, untuk memudahkan difabel menentukan formasi yang dipilih.
“Jangan sampai, karena kurangnya informasi, maka akhirnya terjadi kesalahpahaman antara petugas lapangan dengan para difabel pelamar lowongan CPNS saat mengikuti seleksi,” imbaunya.
Selain itu, lokasi penerimaan CPNS sebaiknya mudah dijangkau untuk kaum difabel dan fasilitas untuk mengikuti ujian layak. (lin)









