Home | Bursa Kerja | Komputer | Griya | Iklan | Publish | Universitas | Hotel | Belanja

Disclaimer
Informasi ini kami sampaikan hanya untuk mempermudah warga masyarakat khususnya warga masyarakat Jogjakarta untuk mengakses Informasi Mengenai sebagian berita-berita yang berkaitan dengan Kota Jogjakarta tercinta. Sumber berita dari harian surat kabar terkemuka baik offline maupun online dengan ditambah kontributor kami yang lain. Sumber kami cantumkan dengan jelas logo yang merupakan trade mark atau merk dagang dari masing-masing harian terkemuka nasional. Terimakasih.

Jalur Mudik SBY Dikebut

RADAR JOGJA- Persiapan menyambut event tahunan mudik yang masih dua minggu lagi sudah terlihat. Sejumlah jalur mudik yang rusak diperbaiki. Jembatan, jalan, rambu-rambu ditata lebih rapi. Begitu pula yang tampak di jalur Wonosari-Pacitan. Sejumlah ruas jalan di Jalan Wonosari terlihat dikebut pengerjaannya. Beberapa titik di ruas jalan Jogja Wonosari juga terus dilakukan normalisasi. Salah satunya Jembatan Semanu yang menuju ke arah Pacitan.

Jalan yang selalu dilewati SBY ketika pulang ke Pacitan ini tampak dikebut untuk dikerjakan. Sejumlah pekerja sibuk mengerjakan perbaikan jembatan. Begitu pula di Jogja. Dinas Kesehatan Kota Jogja menyiapkan sedikitnya enam posko kesehatan di titik-titik rawan kecelakaan dan pusat keramaian. Posko tersebut nantinya akan didirikan secara terpadu disamping posko keamanan.

Rencananya posko akan dioperasionalkan antara H-7 hingga H+7 Lebaran. Untuk memperlancar pelayanan kesehatan, disiapkan juga 25 unit mobil ambulans keliling yang juga disiagakan selama 24 jam. Mobil ambulans diambil dari tiap puskesmas dan rumah sakit umum/swasta. Titik-titik posko kesehatan di antaranya didirikan di stasiun Tugu, stasiun Lempuyangan, teteg Jl Malioboro, terminal Giwangan, kebun binatang Gembiraloka, dan depan Mal Galeria Jl Solo.

Tiap posko akan diisi 3-4 orang anggota tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, PMI dan anggota Pramuka,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Chairul Anwar, kemarin. Selain posko kesehatan, sejumlah 18 pusksemas yang tersebar di Kota Jogja juga disiagakan selama 24 jam sejak H-7 hingga H+7 Lebaran. Kecuali pada hari H yang jatuh pada 1 September mendatang, hanya 3 puskesmas yang dioperasionalkan. Yakni puskesmas Jetis, Mergangsan, dan Tegalrejo. Soal stok obat, Chaerul menyatakan masih mencukupi. “luka ringan bisa langsung ditangani di posko.

Kalau luka berat akan kita rujuk ke rumah sakit,” katanya. Menurutnya, resiko kecelakaan yang terjadi di Kota Jogja karena faktor kelelahan. Akibat tidak bisa menahan kantuk, maka terjadi tabrakan atau laka tunggal. (yog)

Related posts:

  1. 34 Jalur Segosegawe Siap Dipakai RADAR JOGJA – Langkah serius ditunjukkan Pemkot Jogja guna mendukung...
  2. Pemprov DIJ Larang Mobdin untuk Mudik Kabiro Organisasi Dilema Tentukan Aturan RADAR JOGJA – Jika Pemkab...
  3. Waspadai Demam Berdarah Jelang Musim Penghujan WONOSARI (KRJogja.com) – Menghadapi datangnya musim penghujan, masyarakat perlu meningkatkan...
  4. Kendaraan Roda Dua Harus Nyalakan lampu RADAR JOGJA – KULONPROGO – Banyaknya pemudik yang menggunakan kendaraan...
  5. Siapkan Puluhan DSO Awasi Flu Babi RADAR JOGJA – Pemkot Jogja melakukan langkah strategis untuk ikut...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


Leave a Reply

145 Kali di baca