Archive for the 'Kompas' Category
Friday, September 3rd, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah jalur mudik di ruas jalan utama dan alternatif di DI Yogyakarta diidentifikasi rawan terjadi bencana tanah longsor dan banjir bila terjadi hujan deras terus-menerus. Ini terutama di daerah Kulon Progo dan Gunung Kidul.
Berdasarkan identifikasi Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DI Y DIY, beberapa ruas jalan rawan terjadi tanah longsor, yaitu jalur utama ruas antara Piyungan-Patuk-Sambipitu, Gunung Kidul, sedangkan rawan banjir di ruas Toyan-Karangnongko pada Kilometer 39-41.
Rawan longsor pada jalur alternatif adalah jalur Kalibawang-Klangon, Kulon Progo, sedangkan jalur rawan banjir di Panjatan-Galur, Kulon Progo.
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Saturday, August 28th, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 384 perlintasan kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Daerah Operasional VI Yogyakarta belum dijaga sehingga menimbulkan kerawanan terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.
“Semua perlintasan kereta api adalah daerah yang rawan terjadi kecelakaan, namun kerawanan tersebut akan meningkat di perlintasan- perlintasan kereta api yang tidak dijaga dan perlintasan liar,” kata Kepala Humas Perseroan Terbatas Kereta Api (PT KA) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto di Yogyakarta, Jumat (27/8/2010).
Berdasarkan data dari dari PT KA Daop VI, jumlah total perlintasan di wilayah tersebut adalah 502 perlintasan yang terdiri dari 122 perlintasan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan 380 perlintasan di wilayah Jawa Tengah.
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Tuesday, August 24th, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Karya seni para seniman Yogyakarta berpeluang besar untuk menjadi tumpuan industri pariwisata di daerah ini. Apalagi, Yogyakarta sebagai kota seni budaya mendorong kegiatan pameran seni rupa marak diselenggarakan.
“Hampir setiap hari selalu ada pembukaan pameran seni rupa, kualitas karya juga tergolong baik, hal tersebut menjadi potensi besar untuk menjadi tumpuan industri pariwisata DIY,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nur Ahmad Affandi di Yogyakarta, Senin (23/8/2010).
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Saturday, August 21st, 2010

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Kota Yogyakarta tidak akan memberikan izin bagi pendirian minimarket baru di wilayahnya. Pasalnya, kuota jumlah minimarket yang boleh berdiri di Kota Gudeg ini telah terpenuhi. Pembatasan tersebut untuk melindungi usaha kecil masyarakat sejenis.
Pemerintah Kota Yogyakarta menerapkan Peraturan Walikota Nomor 89/2009 tentang Pembatasan Waralaba Minimarket. Dalam aturan yang berlaku sejak Agustus tahun lalu itu, pertumbuhan minimarket dibatasi maksimal sebanyak 52 unit saja yang ditentukan dalam basis kecamatan.
Selain itu, letak minimarket diharuskan berjarak minimal 400 meter dari pasar tradisional. Persebaran lokasi minimarket juga hanya diperbolehkan di 31 ruas jalan utama yang telah ditetapkan. Pasar modern yang dikategorikan sebagai minimarket yakni yang memiliki luas maksimal 400 meter persegi.
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Wednesday, August 4th, 2010
BANTUL, KOMPAS.com- Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) siap mengganti seluruh tabung gas elpiji rusak atau palsu yang masuk ke stasiun. Karenanya, agen, pangkalan, dan pengecer diimbau untuk menerima seluruh tabung dari konsumen tanpa pengecualian.
“Jangan sampai menolak tabung karena bisa merugikan konsumen. Seluruh tabung yang masuk ke kami akan disortir. Yang tidak layak disisihkan lalu diusulkan penggantian ke Pertamina,” kata Manajer SPPBE Manding, Budi Prasetyo, Rabu (4/8/2010), saat menerima kunjungan tim Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (disperindagkop) Bantul.
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Wednesday, July 14th, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Varietas pisang raja bagus yang berasal dari lingkungan Keraton Yogyakarta akan dilepas oleh Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pertanian Yogyakarta untuk upaya pelestarian. Varietas pisang raja bagus biasa digunakan dalam berbagai ritual tradisi budaya di internal Keraton Yogyakarta.
Menurut Kepala UPT Pelayanan Pertanian Yogyakarta Laksmi Kusumawardani, pihaknya telah melakukan serangkaian kegiatan pemurnian pisang raja bagus, sehingga bisa diperoleh varietas murni yang sama sekali belum direkayasa. Bersamaan dengan pelepasan varietas itu, UPT Pelayanan Pertanian Yogyakarta akan menyebarkan 1.000 bibit pisang raja bagus pada tahun ini.
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | 1 Comment »
Sunday, July 11th, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Tes penyaringan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Yogyakarta, Sabtu (10/7/2010), diikuti 10.000 peserta dan pelaksanaannya di 10 tempat, baik gedung sekolah maupun kampus perguruan tinggi.
Salah seorang anggota tim pengawas dari Kemenkeu yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya mengatakan, jumlah peserta untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai lebih dari 10.000 orang dan merupakan jumlah peserta terbanyak kedua setelah Jakarta.
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Friday, July 2nd, 2010
BANTUL, KOMPAS.com – Dalam setahun terakhir jumlah penduduk miskin di Provinsi DI Yogyakarta turun sebanyak 8.480 jiwa. Sebagian besar penduduk miskin tersebut berada di wilayah perkotaan. Penurunan jumlah penduduk miskin juga diikuti dengan penurunan indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan.
Akhir Maret 2010 jumlah penduduk miskin tercatat 577.300 jiwa, sementara akhir Maret 2009 sebanyak 585.780 jiwa. Penghitungan tersebut didasarkan pada jumlah penduduk yang rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinan.
“Sebagain besar penduduk miskin berada di perkotaan yakni sebanyak 308.360 jiwa,” kata Kepala Badan Pusat Statistik DIY, Suharno, Kamis (1/7/2010).
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Sunday, June 27th, 2010
KOMPAS.com — Garuda Indonesia akhirnya meminta maaf kepada penumpang rute Yogyakarta-Jakarta yang dialihkan ke Solo.
Juru bicara Garuda, Pujobroto, berdalih, permintaan penerbangan ke Yogya sangat besar pada saat libur sekolah sehingga maskapai ini menggunakan pesawat berkapasitas lebih besar, yaitu Airbus A330 yang bisa mengangkut 300 penumpang.
Biasanya, pesawat yang digunakan adalah Boeing 737-800 NG yang mampu mengangkut 124 penumpang. “Karena bandara Adi Sutjipto tidak bisa didarati Airbus A330, penerbangannya dialihkan ke bandara Adi Sumarmo, Solo,” kata Pujobroto saat dihubungi Tribunnews.com di Jakarta, Sabtu (26/6/2010).
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Thursday, June 24th, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS – Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL Sewon, Bantul, DIY hingg kini belum digunakan secara optimal. Tercatat saat ini baru sekitar 15.000 rumah warga yang sudah tersambung dan membuang limbah cairnya ke IPAL Sewon. Padahal kapasitas IPAL ini mencapai 110.000 kepala keluarga .
“Kapasitas olahan belum maksimal dipakai, ini jadi PR (pekerjaan rumah) teknis untuk memperbanyak jumlah sambungan,” ucap Ferry Anggoro, Office Manager Sekretariat Bersama (Sekber) Kartamantul di Yogyakarta, Rabu (23/6).
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »
Sunday, June 20th, 2010
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Tim Reserse Kriminal Poltabes Yogyakarta dalam dua hari terakhir membekuk empat tersangka pencurian dengan kekerasan atau jambret yang sering beraksi di Yogyakarta dan sekitarnya.
“Keempat tersangka ini kami tangkap sejak Jumat (18/6/2010) siang hingga malam hari, mereka terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan pada kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri saat akan kami tangkap,” kata Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta Kompol Saiful Anwar, Sabtu (19/6/2010).
Read the rest of this entry »
Posted in Kompas, News | No Comments »