Home | Bursa Kerja | Komputer | Griya | Iklan | Publish | Universitas | Hotel | Belanja

Disclaimer
Informasi ini kami sampaikan hanya untuk mempermudah warga masyarakat khususnya warga masyarakat Jogjakarta untuk mengakses Informasi Mengenai sebagian berita-berita yang berkaitan dengan Kota Jogjakarta tercinta. Sumber berita dari harian surat kabar terkemuka baik offline maupun online dengan ditambah kontributor kami yang lain. Sumber kami cantumkan dengan jelas logo yang merupakan trade mark atau merk dagang dari masing-masing harian terkemuka nasional. Terimakasih.

48 Universitas Putus Koneksi

RADAR JOGJA- Musibah angin puting beliung yang menyapu kawasan UGM dan sekitarnya berakibat lumpuhnya sistem informasi di antara 48 universitas di DIJ dan Jateng. Penyebabnya, dua tower internet yang selama ini menghubungkan sistem informasi universitas-universitas yang dikenal dengan Inheren tersebut roboh.

Inheren adalah jaringan antarkomputer yang dibangun oleh Dikti. UGM merupakan universitas yang dijadikan pusat dari 48 universitas yang tersebar di provinsi DIJ dan Jateng. Selain itu, UGM juga masuk ke dalam kelompok K-1, yaitu kode hibah dari Dikti untuk perguruan tinggi yang dinilai memiliki sumber-sumber informasi pendidikan dan penelitian yang siap untuk bisa dimanfaatkan perguruan tinggi lain.

Program intranet ini memungkinkan penyebaran berbagai produk dan aplikasi software yang bersifat open source, open acces dan open content lintas universitas . Sebagai pihak yang dipercaya sebagai pengatur informasi jaringan, tower atau pemancar pun dibangun di sekitar kampus UGM, tepatnya di Gedung Pusat Pelayanan Teknologi Iinformasi dan Komunikasi (PPTIK).

Dengan robohnya dua tower yang menjadi titik distribusi jaringan inheren, terputuslah sistem jaringan informasi antaruniversitas tersebut. E-learning dan sistem informasi akademik adalah fitur yang selama ini banyak di manfaatkan oleh universitas-universitas tersebut.

Berbagai keterbatasan informasi jelas akan dirasakan oleh 48 universitas tersebut. Mengingat pentingnya jaringan inheren itu, pihak UGM akan berupaya secepat mungkin mengaktifkan kembali jaringan inheren. “Kami berupaya secepat mungkin, semoga semua maklum,” ujar Suryo Baskoro, Kepala Divisi Humas UGM.

Karena jatuhnya tower bertepatan dengan akhir pekan, terputusnya koneksi tidak begitu terasa pengaruhnya. Meski begitu, masalah ditemui manakala kegiatan akademik kembali dimulai awal pekan depan. “Saya yakin pasti akan berpengaruh terhadap sistem informasi para universitas tersebut, tapi kami akan berusaha menjelaskan kejadian teknisnya sehingga semua pihak paham dan maklum,” paparnya kepada Radar Jogja.

Suryo menjelaskan bahwa renovasi tower akan memakan waktu sekitar 1 minggu. Selama rentang waktu tersebut, pihak pengguna, yaitu 48 Universitas di Jateng dan DIJ agar bersikap kooperatif. “Karena ini kan bencana ya, jadi saling pengertian sangat diperlukan di sini,” tandasnya. (cw10)




Related posts:

  1. Seleksi PNS Masih Libatkan Universitas Jatah Tahun Ini 470 RADAR JOGJA – GUNUNGKIDUL – Mekanisme...
  2. UGM Tingkatkan Kerjasama dengan 10 Universitas AS RADAR JOGJA- UGM sebagai salah satu universitas besar di Indonesia,...
  3. Dewan Soroti Pelayanan KTP GUNUNGKIDUL – Komisi A DPRD Gunungkidul meminta Dinas Kependudukan dan...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


Leave a Reply

100 Kali di baca