RADAR JOGJA (SLEMAN) – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Subandrio menyatakan perlengkapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU dalam waktu dekat segera dipenuhi. Enam Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 buatan Rusia segera tiba di Indonesia.
“Saya harapkan masuk ke Indonesia sebelum 5 Oktober tahun ini,†tegasnya usai memimpin upacara serah terima jabatan Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) yang digelar di lapangan Dirgantara AAU kemarin.
Pada sertijab ini, KSAU melantik Marsekal Pertama TNI BS Silaen menjadi Gubernur AAU menggantikan Marsekal Muda TNI Imam Sufaat. Kembali ke pesawat
KSAU mengatakan, pesawat yang didatangkan lengkap dengan pelurunya itu akan ditampilkan pada Hari TNI, 5 Oktober mendatang. Dengan demikian TNI AU memiliki 10 pesawat tempur multiperan jenis Sukhoi.
Namun, empat Sukhoi belum dilengkapi peluru. Mendukung kesiapan TNI AU, pihaknya akan mengajukan permintaan tambahan pesawat tempur lagi melalui Departemen Pertahanan.
Sementara itu, menanggapi rencana pengalihan latihan terbang para Sekbang di lapangan Gading, Gunungkidul, Subandrio belum dapat memastikan.
Alasannya, pembangunan lapangan Gading belum selesai. Sedangkan pembangunannya menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Kata KSAU, kesiapan lapangan tergantung pemda setempat.
“Kalau sudah siap, landasan diaspal fasiltias pendukung ada, latihan segera bisa dipindahkan,†ujarnya. (lin)